Logo PAMI Perjuangan
MANADO, Sulawesi Utara ¶ Binkari – Sejumlah proyek yang sementara dikerjakan di Universitas Negeri Manado dinilai rawan untuk di Korupsi. Bahkan pekerjaan proyek berbandrol puluhan miliar yang sementara berjalan dinilai tak sesuai RAB dan Juknis.
Hal ini diutarakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pelopor Angkatan Muda Indonesia Perjuangan (PAMI-P) melalui ketua DPP Maykel R. Tielung, SH MA. Menurutnya ada kejanggalan dan ketidakberesan dalam pengelolaan Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara di salah satu Universitas Pemerintah yang ada di Sulut tersebut.
Hal itu muncul sejak ada polemik proses lelang paket pekerjaan pembangunan Pusat Mentalitas Pancasila di Universitas Negeri Manado (Unima) hingga pekerjaan sejumlah proyek yang ada termasuk gerbang masuk unima yang sebenarnya masih bagus namun di rekonstruksi dengan anggaran yang lumayan besar.
“Kami menilai proses lelang hingga pekerjaan proyek di Unima sarat dengan ketidakberesan, dari proses lelang hingga pengerjaannya ada indikasi yang sarat KKN. Bahkan pekerjaannya tidak sesuai spesifikasi teknis dan juknis yang ada,” Ujar Tielung, Senin (14/11/22).
Dirinya menambahkan, mereka akan melaporkan langsung ke Kapolri terkait dugaan penyimpangan anggaran yang rawan dikorupsi tersebut. “Kami akan segera melaporkan langsung ke Mabes Polri agar segera di tindak lanjuti, data dan informasi sudah terkumpul. Walaupun sebagian pekerjaan masih dirampungkan. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” tandasnya.
Tielung berkilah, laporan ke Mabes Polri pasti cepat di respon, mengingat kepercayaan publik terhadap citra Polri dinilai menurun. “Kami memilih melapor ke Mabes Polri agar supaya bisa cepat di respon. Dan tentunya Kapolri sedang giat-giatnya memperbaiki citra Polri agar kepercayaan masyarakat terhadap Institusi itu semakin meningkat,” tutupnya.
Sementara, hingga berita ini tayang, Rektor Unima belum berhasil di hubungi untuk dimintai keterangan. (Red).

