
BULUKUMBA, Binkari — Empat putra terbaik Polri yang telah mengabdi puluhan tahun dilepas dengan penuh kehormatan melalui tradisi Pedang Pora dalam Upacara Wisuda Purna Bakti Polres Bulukumba, Rabu (3/12/2025), di halaman Mapolres Bulukumba. Suasana haru, penghormatan, dan kebanggaan bercampur menjadi satu ketika langkah para purnawirawan diiringi karpet merah menuju gerbang kehormatan sebagai simbol akhir perjalanan dinas.
Empat personel yang memasuki masa purna tugas tersebut ialah AKP (Purn) Jamaluddin, Ipda (Purn) Darman, Aiptu (Purn) Muhammad Darwis, dan Aiptu (Purn) Abdul Salam—sosok-sosok yang dikenal berdedikasi tinggi serta menjadi teladan selama bertugas di Polres Bulukumba.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bulukumba Ny. Ruthi Restu, serta dihadiri Waka Polres Kompol Syafaruddin, S.H, para pejabat utama, perwira, bintara, hingga ASN Polres Bulukumba.
Dalam amanatnya, Kapolres memberikan penghargaan mendalam atas loyalitas para purnawirawan.
“Pada hari ini saya, Kapolres Bulukumba, secara resmi melepas para purnawirawan Polri. Teriring doa dan ucapan terima kasih atas pengabdian saudara kepada Polri, bangsa, dan negara,” tegas Kapolres.
Kapolres menekankan bahwa Wisuda Purna Bakti bukan sekadar prosesi seremonial, tetapi bentuk penghormatan tertinggi institusi Polri kepada anggota yang telah menuntaskan masa baktinya dengan penuh integritas, konsistensi, dan tanggung jawab demi pelayanan kepada masyarakat.
Momentum haru terlihat ketika Kapolres bersama Ketua Bhayangkari mengalungkan medali purna tugas serta menyerahkan cenderamata sebagai simbol penghormatan atas dedikasi yang tidak ternilai.
Usai upacara formal, para wisudawan dilepas melewati barisan Pedang Pora—tradisi sakral Polri yang menandai kehormatan bagi anggota yang telah menyelesaikan masa baktinya. Mereka melangkah dari lobi Mapolres menuju gerbang utama, di atas karpet merah, diiringi doa, tepuk tangan, dan penghormatan seluruh personel.
“Sekali lagi terima kasih atas pengabdian dan dedikasi selama bertugas, khususnya di Polres Bulukumba. Semoga menjadi amal jariah serta bernilai pahala di kemudian hari,” tutup Kapolres.
Upacara ini menjadi momen yang mengingatkan bahwa pengabdian seorang Bhayangkara tidak berhenti pada masa dinas, tetapi tetap hidup dalam jejak dedikasi dan teladan yang ditinggalkan bagi generasi penerus.
Abdul Rauf Bulukumba Sulsel

