
Jeneponto, Binkari – Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti prosesi lamaran antara Sulfajri dan Selvi yang berlangsung di Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto. Acara adat tersebut turut diiringi dengan penyerahan uang pani, sebagai bagian dari tradisi budaya setempat yang masih dilestarikan hingga kini.
Pihak keluarga laki-laki datang dari Desa Salemba, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, dan dipimpin langsung oleh Kepala Dusun, H. Muh Asdar, sebagai perwakilan keluarga besar. Dalam rombongan tersebut, hadir pula tokoh media Kabupaten Bulukumba, Abdul Rauf, yang diketahui merupakan paman kemanakan dari calon pengantin pria, Sulfajri.
Abdul Rauf yang juga dikenal sebagai Kepala Biro Media Bintang Bhayangkara Kabupaten Bulukumba, tampak memberikan dukungan penuh dalam prosesi tersebut, menandai kuatnya ikatan kekeluargaan serta penghormatan terhadap adat istiadat yang berlaku.
Menurut keterangan yang diterima, pernikahan antara Sulfajri dan Selvi akan digelar pada tanggal 24 Agustus 2025. Pihak keluarga dari kedua belah pihak menyatakan bahwa semua persiapan telah dimatangkan dan diharapkan acara berlangsung lancar dan penuh berkah.
“Ini adalah momen yang sakral dan membahagiakan bagi kami semua. Semoga menjadi awal yang baik untuk kehidupan rumah tangga Sulfajri dan Selvi,” ungkap H. Muh Asdar di sela-sela acara.
Tradisi penyerahan uang pani dalam budaya Bugis-Makassar merupakan simbol komitmen dan penghormatan dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan, serta menjadi bagian penting dari rangkaian adat menjelang pernikahan.
Acara lamaran ini juga menjadi ajang silaturahmi antara keluarga besar dari dua kabupaten berbeda, sekaligus mempererat tali persaudaraan antar sesama masyarakat Sulawesi Selatan.
Abdul Rauf BULUKUMBA SUL-SEL

