
BANTAENG, Sulsel⚡Binkari — Setelah melalui proses pendekatan secara persuasif dari hati ke hati yang dilakukan oleh Direktur PDAM Kabupaten Bantaeng Suwardi bersama Tim, akhirnya Pak Tahere merupakan pemilik lahan yang didalamnya mengandung sumber mata air Mandaraki di Desa Pabumbungan, Kampung Pa’bentengan, Kecamatan Eremerasa mengikhlaskan dibuka kembali untuk disalurkan kepada warga masyarakat Bantaeng, pada Rabu (16/7/2025).
Seperti diketahui, sumber mata air Mandaraki tersebut kurang lebih dua tahun lamanya ditutup oleh Pak Tahere sang pemilik lahan akibat ada sedikit kesalahan pahaman yang terjadi.
Dan sangat disayangkan, Direktur dan manajemen PDAM periode sebelumnya gagal melakukan komunikasi dan mediasi dengan pemilik yakni Pak Tahere.
Akan hal ini, apa yang dilakukan Direktur PDAM Bantaeng Suwardi adalah merupakan suatu prestasi dan patut diapresiasi oleh Pemerintah dan warga Masyarakat Bantaeng.
“Iya, Dua tahun lebih di tutup mata air itu. Akan tetapi dengan komunikasi yang kami bangun dari hati ke hati dengan pemilik Bapak tahere, Alhamdulillah beliau ikhlas air ini di alirkan kembali,” ungkap Direktur PDAM Bantaeng Suwardi kepada awak media ini.
Lanjut dikatakannya, adapun instalasi pipa PDAM yang digunakan lumayan besar berukuran 8 Inchi dan memiliki sumber mata air yang cukup besar pula.
“Mata air tersebut berada di desa Pabumbungan kampung Pa’bentengan, Kecamatan Eremerasa, dan Instalasi Pipa PDAM tersebut dengan ukuran 8 inc yang mengaliri wilayah bantaeng tengah,” pungkas Suwardi.(Delta78)

