
TANAH LAUT, Binkari – Kordinator Masyarakat Desa Sumber Jaya, menyambagi Kantor Dinas BDLH, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengklarifikasi data yang sebenarnya yang terjadi di Sumber Jaya, Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut yang terjadi sejak tahun 2013 silam sampai dengan saat ini.
Misdar selaku ketua koordinator masyarakat, menjelaskan kronologi kejadian yang sebenarnya ke Adi Rahmani selaku Kepala Bidang Penataan Perumahan Pemukiman dan BLDH Kabupaten Tanah Laut, apa yang terjadi sebenarnya dengan data-data dan peta desa Sumber Jaya.
“Kami sudah menemui Kepala Bidang (Kabid) BLDH pak Adi, membawa dokumen serta peta, menjelaskan kronologis keadaan lingkungan desa Sumber Jaya dan perkebunan karet yang tak jauh dari perkampungan.” Kata Misdar kepada awak Media Binkari.
Misdar juga menyampaikan ke Adi Rahmani bahwa sejak tahun 2013 sudah ditanyakan ke pihak perusahaan mengenai hal dimaksud, herannya hingga saat ini tidak digubris sama sekali.
“Sejak tahun 2013 saya sudah berupaya menemui perusahaan dan menyampaikan keluhan warga disekitarnya tentang dugaan tercemarnya perkebunan karet dan lingkungan sekitar desa, herannya tidak pernah ditanggapi sampai detik ini.” Tandas Misdar mengaku heran dengan gelagat PT Arutmin Indonesia itu.
“Kami akan membawa kasus ini ke jenjang yang lebih tinggi jika tak ada perhatian dari pihak perusahaan. Kami akan berkoordinasi dengan pegiat lingkungan hidup lainnya di Jakarta pusat untuk bersama-sama menseriusi keadaan ini. Akan kami sampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup.” Tegas Misdar, sembari berharap agar pihak perusahaan segera memperhatikan lingkungan yang tercemar itu.
(IRWANSYAH)

