
KONAWE, Sulawesi Tenggara ¶ Binkari – UU Otonomi Daerah No.32 Tahun 2004, disebutkan bahwa masa jabatan kepala desa 6 tahun dan dapat dipilih kembali untuk 1 kali masa jabatan.
Namun, pada UU Desa No 6 Tahun 2014 disebutkan bahwa masa jabatan kepala desa 6 tahun dapat menjabat paling banyak 3 kali masa jabatan secara berturut-turut.
Dalam perkembangannya terdapat perubahan terhadap peraturan desa yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 112 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Kepala Desa.
Saat ini juga akan dilaksanakan pesta demokrasi yaitu pemilihan kepala desa atau pilkades di beberapa daerah di Indonesia, khususnya di Kabupaten Konawe ada kurang lebih 168 desa yang sudah siap melaksanakan pencoblosan pada tanggal 31 Oktober 2022.
Menariknya, salah satu kandidat dari desa Pinole kecamatan Latoma adalah seorang ibu yang sudah menjabat satu periode, namanya Nuriyatin. Keberhasilannya memimpin 6 tahun desa Pinole, menjadikan masyarakat senang dan mengusungnya kembali untuk bertarung melawan rivalnya.
Nuriyatin selaku kades incumbent
mempunyai visi lebih cemerlang lagi untuk periode selanjutnya. di temui di rumah kediamanya oleh awak media Bintang Bayangkara Indonesia (Binkari) pada (4/10/2022), Dia menyampaikan beberapa hal.
“Saya ingin maju kembali karena program saya belum terselesaikan, karena di tahun 2020-2021 dunia dilanda wabah virus covid-19, dimana tahun itu program pembangunan tidak berjalan dengan maksimal. Akhirnya masyarakat masih menginginkan saya untuk maju kembali.” Tutur Kades yang dekat dengan masyarakat itu.
“Saya berdoa muda-mudahan
keinginan masyarakat dapat saya
wujudkan di periode berikutnya,
utamanya adalah sarana dan prasarana seperti jalan yang menuju ke perkebunan masyarakat. Karna selama ini masyarakat sangat kesulitan untuk memasarkan hasil pertanianya.” Lanjutnya.
“Visi saya yang lebih cemerlang lagi bahwa di tahun 2023 semua lahan tidur masyarakat sudah bisa di manfaatkan.” Kades incumbent ibu Nuriyatin mengakhiri perbincangan yang singkat itu dengan santun, sembari bermohon dengan penuh kerendahan hati kepada semua masyarakatnya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pesta demokrasi yang mulia ini.
(Adrian)

