
Bitung, Binkari– Menjelang akhir tahun 2022 ini, pembangunan di Kota Bitung alias Kota Cakalang di sorot pegiat anti Korupsi yang tergabung dalam wadah Pelopor Angkatan Muda Indonesia Perjuangan (PAMI-P).
Hal ini terkait mangkraknya sejumlah proyek yang dianggarkan melalui dinas PUPR Kota Bitung tahun anggaran 2021 hingga 2022. Bahkan PAMI Perjuangan mengantongi sejumlah pekerjaan sejak tahun 2021 yang tidak dipelihara bahkan tidak selesai.
“Kami memiliki data terkait sejumlah proyek di Kota Bitung yang dianggarkan tahun 2021 hingga tahun 2022 yang di kerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis. Bahkan pekerjaan tersebut ada yang tidak terpelihara dan tidak selesai. Itupun paket proyek tahun 2021 di Dinas Pekerjaan Umum,” ujar Ketua Divisi Litbang Dewan Pimpinan Pusat PAMI Perjuangan, Denry Johar, ST. Rabu (21/12/2022)
Dirinya enggan membeberkan satu persatu paket pekerjaan dimaksud. “Itu belum bisa dirincikan ke publik, Kami akan melaporkan langsung ke pak Walikota agar di tindak lanjuti,” tandasnya.
Sementara Ketua DPP PAMI Perjuangan, Maykel R. Tielung, SH, MA mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi yang mendalam terkait dari temuan di dinas PU kota Bitung termasuk laporan masyarakat. “Kami akan melakukan pemantauan dan investigasi yang lebih mendalam. Apalagi ada laporan masyarakat terkait pekerjaan sejumlah proyek di dinas PU Kota Bitung. Dan tentunya dugaan Tindak Pidana Korupsi yang ada kami akan laporkan secara langsung ke pihak Kepolisian ataupun Kejaksaan bahkan KPK kalau nominalnya besar,” tandas Tielung yang juga sebagai Advokat.
Sementara, Kadis PU Kota Rizal Sompotan, bitung hingga berita ini di publis, belum berhasil dihubungi. (Tim Red)

