
MANADO, Sulawesi Utara ¶ Binkari – Pelopor Angkatan Muda Indonesia Perjuangan (PAMI Perjuangan) mendesak pihak Kejaksaan segera memeriksa dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Makan Minum siswa taruna di Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara.
Menurut Ketua PAMI Perjuangan Sulut, Jonathan Mogonta, SS. Laporan ini sudah disampaikan ke pihak Kejaksaan dan menunggu ditindaklajuti. ” Kami telah melapor ke pihak Kejaksaan untuk segera ditindaklanjuti laporannya. Tentunya apa bila lambat diproses, kami akan alihkan laporannya ke pihak Kepolisian bahkan KPK,” Ujar Mogonta.
Sementara, Ketua DPP PAMI Perjuangan, Maykel Tielung, SH MA ketika dimintai tanggapan, mengatakan akan mengawal proses penyelidikan hingga selesai terkait dugaan korupsi tersebut. “Kami akan mengawal sejauh mana penanganan dari Kejaksaan. Hal seperti ini perlu diseriusi,” tandasnya.
Menurut pihak nya, anggaran MaMi dimaksud adalah anggaran APBN untuk makan siswa beberapa tahun terakhir ini, termasuk anggaran 4 miliar lebih pada tahun 2021 yang diduga tanpa tender dan dlaksanakan oleh PT Banaria Novita.
Sementara Direktur Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara, Capt. Rudy Susanto hingga berita ini dipublis belum dapat dimintai tanggapan. (Red)

