
KUTACANE, Aceh⚡️Binkari – SMP Negeri Perisai yang beralamat di Jalan Kumbang Indah, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, kembali mengukir prestasi membanggakan baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Sekolah yang telah terakreditasi A ini pernah menjadi SMP unggulan di Aceh Tenggara. Kala itu, berbagai program didukung penuh melalui BOSKAB, Blockgrant, BOSN, hingga dana Komite Sekolah. Namun sejak tahun 2017, seluruh aliran dana tersebut dihentikan. Kondisi itu diperparah dengan hadirnya pandemi Covid-19 yang membuat aktivitas sekolah sempat menurun drastis.
Kebangkitan SMP Negeri Perisai dimulai pada tahun 2021. Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menempatkan Meri Vancito, S.Pd., M.S — seorang kepala sekolah berprestasi — untuk memimpin sekolah ini. Sejak dilantik, ia memetakan kebutuhan sekolah dan menyusun kembali program unggulan dengan dukungan penuh para guru.
Meski tanpa sokongan dana besar, SMP Negeri Perisai mampu menjalankan sejumlah pembinaan di antaranya: Kompetisi Sains Nasional (KSN), Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN), Cerdas Cermat, Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN), karate, pencak silat, seni tari, hingga tahsin Al-Qur’an.
“Kalau sekolah besar menjadi juara itu wajar karena siswanya banyak. Tapi kalau sekolah kecil bisa bersaing bahkan juara, itu luar biasa,” ujar Meri Vancito kepada Bhinkari, Senin (18/8/2025).
Prestasi Tahun 2025
Tahun ini, SMP Negeri Perisai sukses meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya:
Juara Umum Sepak Bola Piala Bupati Cup (Disparpora Aceh Tenggara)
Juara I dan Harapan I Lomba Baca Puisi (Disperpus Aceh Tenggara)
Juara II Pekan Kebudayaan Sekolah (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara)
Juara Umum Alumni SMAN Perisai Cup IX–X (dua tahun berturut-turut)
Tak hanya itu, pada tahun 2022 SMP Negeri Perisai sempat meraih Juara II Sekolah Berprestasi, dan di tahun 2023 kembali menorehkan prestasi dengan Juara Harapan I Sekolah Berprestasi.
Selain prestasi akademik, keunggulan lain sekolah ini adalah suasana belajar yang kondusif. Dengan lahan luas dan lingkungan jauh dari kebisingan, konsentrasi belajar siswa meningkat signifikan, terbukti dari hasil Survei Lingkungan Belajar (SULINGJAR) selama dua tahun terakhir.
Harapan untuk Pemerintah Daerah
Di balik capaian itu, Kepala Sekolah Meri Vancito berharap agar Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara kembali menghadirkan sekolah unggulan tingkat SMP.
“Harapan saya, Pemkab memberi perhatian lebih agar SMP Negeri Perisai bisa terus menjadi sekolah unggulan yang membanggakan Aceh Tenggara,” tutupnya.
Sulmi

