
PAPUA⚡Binkari — Warga Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dikejutkan oleh kabar meninggalnya Adita Safitri (26), mahasiswi asal Dusun Bungung Katammung, Desa Bonto Maiai, Kecamatan Bissappu. Adita ditemukan tak bernyawa di kamar kostnya di Papua, dengan bercak darah di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban lahir di Bantaeng pada 14 Februari 1999 dan berstatus sebagai pelajar/mahasiswa. Saat ditemukan, jasad Adita berada di atas kasur dalam kondisi terbaring.
Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dan motif di balik kematian korban. “Kami masih menunggu hasil autopsi. Semua barang milik korban sudah diamankan untuk kepentingan penyidikan,” kata seorang petugas kepolisian yang enggan disebut namanya.
Kabar duka ini membuat keluarga di Bantaeng terpukul. Ayah korban, dengan suara bergetar, mengungkapkan harapannya agar pihak berwenang segera memberikan kejelasan. “Kami ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada anak kami. Kami berharap kasus ini cepat terungkap,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, motif kematian Adita Safitri masih menjadi misteri, sementara proses penyelidikan terus berjalan.(Redaksi)

