
SANGIHE, Sulawesi Utara⚡️Binkari – Respon Kementerian sosial (Kemensos) RI terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan upaya dari Bupati Michael Thungari pada bulan Mei 2025 saat bertandang di Kemensos Jakarta pusat.
Tindak lanjutnya, tim Kemensos RI bidang Dirjen Rehabilitasi Sosial Kunjungi daerah ‘Tampungang Lawo’ (Sangihe) Selasa 12 Agustus 2025, lakukan asesment dan verifikasi bagi calon penerima bantuan.
Sebanyak 200 orang lansia, Disabilitas 120 orang, anak terlantar 90 orang, napza (eks pemakai narkoba) 74 orang, ODHA/HIV AIDS 50 orang yang memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.

Sesuai kebutuhan masing-masing berupa bahan makanan, pakaian, perabot rumah tangga dan tempat tidur lengkap, bantuan modal usaha penghidupan berkelanjutan.
Peran pemerintah daerah (pemda) Sangihe menjadi kunci dari penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran bagi penerima Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Hal ini sejalan dengan ketentuan dalam Undang-Undang (UU) yang memberikan kewenangan kepada pemda untuk melaksanakan pemutakhiran data kemiskinan.

Prosesnya dimulai dari musyawarah desa atau musyawarah kelurahan. Lalu secara berjenjang naik ke atas. Pemda dan jajarannya sampai tingkat desa dan kelurahan memiliki kewenangan penuh menentukan siapa yang layak menerima bantuan
Kementerian Sosial tidak melakukan pendataan langsung. Kementerian Sosial tugasnya menetapkan atau memverifikasi data yang pemutakhirannya dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Sosial yang diusulkan oleh kelurahan dan desa
Sebab penyampaian Bupati Michael Thungari melalui Kadis Sosial Dokta Pangandaheng, “Data kemiskinan itu dinamis, ada yang pindah, meninggal dunia, ada yang mungkin sudah meningkat ekonominya sehingga tidak layak lagi menerima dan lain sebagainya.” Ujarnya saat dihubungi via telepon seluler oleh media ini (Binkari).

Tim di dampingi Kadis Sosial Sangihe Dokta Pangandaheng dan Tim Tagana, asessment dilakukan selama 2 hari mulai hari ini Selasa 12 Agustus – Rabu 13 Agustus 2025 personel Kemensos berada di Sangihe.
(⭐️)

