
Bengkalis, Riau⚡Binkari – Tradisi Cap Go Meh diyakini berasal dari warga keturunan Tionghoa di wialyah daratan China Selatan. Mereka percaya pada hari ke-15 bulan pertama kalender lunar, para dewa akan keluar dari surga untuk membagi-bagikan keselamatan, kesejahteraan, dan juga nasib baik kepada seluruh manusia.
Tradisi ini tetap terjaga turun temurun juga kepada warga keturunan Tionghoa di Kabupaten Bengkalis. Dan menjelang penutupan perayaan Imlek (Cap Go Meh) ini, Vihara Chin Buk Kiong yang terletak di desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Pada perayaan Cap Go Meh tahun ini jatuh pada Minggu, (5/02/2023), perayaan tersebut adalah hari ke 15 awal Tahun Baru Imlek 2023.
Demi memperlancar acara tersebut Pemkab Bengkalis melalui Dinas PUPR bekerja keras memperbaiki jalan lintas desa yang berlubang dan berlumpur akibat hujan yang mengguyur daerah tersebut beberapa waktu yang lalu. Dari pantaun media Bintang Bhayangkara Indonesia (BINKARI), nampak alat berat dan pekerja mulai memperbaiki jalan yang rusak, dan menimbunnya dengan material sirtu yang didatangkan dari sebuah penambangan pasir dan batu di desa Pangkalan Nyirih.

Saat wawancara dilakukan oleh Jurnalis Binkari kepada pengawas lapangan pekerjaan tersebut, ia mengatakan bahwa, “Akhir-akhir ini Kabupaten Bengkalis sering diguyur hujan sehingga pekerjaan yang sedang kami kerjakan sering terganggu dan beberapa hari ini cuacanya panas, maka dari itu kita berusaha semaksimal mungkin pekerjaan ini kita kebut untuk perbaikan jalan lintas ini, mengingat bahwa perayaan Cap Go Meh Klenteng Chin Buk Kiong yang akan dilaksanakan beberapa hari lagi, semoga saja kerja ini bisa kita rampungkan secepatnya. Kalau untuk pemenuhan bahan material, nggak jadi masalah karena kita punya stok di desa Pangkalan Nyirih.” Ungkap pengawas proyek yang minta namanya tidak dipublish.
Secara terpisah saat ditemui Jurnalis BINKARI, panitia perayaan Cap Go Meh, Vihara Chin Buk Kiong mengatakan bahwa, “Perayaan Cap Go Meh kembali diadakan setelah vakum selama beberapa tahun dikarenakan adanya Pandemi Covid-19, dan kami sangat mensyukuri untuk tahun ini larangan pembatasan covid-19 telah dicabut oleh Presiden RI Joko Widodo. Perayaan ini sendiri mendapat dukungan penuh dari semua unsur baik dari lingkungan Pemerintah Daerah, dan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Bengkalis, sehingga keterlibatan mereka kami apresiasikan, dan tak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Kabupaten Bengkalis, ibu Kasmarni S. Sos. M. MP, Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis, Bapak Ferry Situmeang (Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis), Kontraktor Bapak Ase.” tutur Beng Guan.
Melalui media Binkari, Panitia Perayaan Cap Gomeh juga mengundang masyarakat kecamatan Rupat Utara dan sekitarnya untuk dapat menghadiri perayaan acara tersebut. (Jonggi)

