“Setelah penyerahan bantuan ini, saya meminta Dinas Kelautan dan Perikanan turun memonitoring secara berkala, apakah bantuan ini digunakan dengan baik atau tidak dikelompok masing-masing, ini sudah merupakan tugas dan kerja Dinas terkait.” Tegas Tamuntuan. Sebelumnya dalam laporannya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Sangihe mengatakan, coolbox kapasitas 100 liter diberikan kepada kelompok Kelurahan Tidore... Read More
SANGIHE, Sulawesi Utara ¶ Binkari – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe merealisasikan sejumlah paket bantuan perikanan dan secara langsung diserahkan oleh Pj Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan kepada kelompok nelayan dan kelompok pemasar ikan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, Kamis (24/11/2022).
Paket kelengkapan perikanan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2022 yang tertata pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Adapun paket sarana dan prasarana usaha perikanan tangkap yang diserahkan Pj Bupati kepada kelompok nelayan yaitu, coolbox, mesin tempel, mesin katinting, dan alat penangkap ikan handline tipe mata.
Pada kesempatan itu Pj Bupati Kepulauan Sangihe dr Riny Tamuntuan meminta dan berharap kepada penerima, agar paket bantuan ini betul-betul harus tepat sasaran penggunanannya jangan sampai salah,
“Bantuan yang pemerintah berikan ini sebaiknya dipelihara dan dipergunakan sesuai dengan peruntukannya agar pemanfaatan bantuan pemerintah ini dapat membantu memaksimalkan hasil tangkap dari nelayan dan meningkatkan penjualan pedagang ikan,” kata Tamuntuan.
Selanjutnya ia mengatakan, “di tempat lain bantuan pemerintah tidak digunakan sebagaimana mestinya dan digunakan tidak sesuai peruntukannya, seperti contoh di tempat lain terjadi yaitu coolbox seharusnya untuk tempat penampungan ikan, tetapi digunakan sebagai tempat penampungan air, inikan tidak tepat sasaran, hal seperti ini jangan ada lagi coolbox menjadi tempat penampungan air, ini sama sekali tidak tepat sasaran dan saya meminta kepada penerima bantuan untuk mempergunakannya harus tepat,” kata Rinny mengingatkan.
Rinny juga meminta Dinas Perikanan dan Kelautan Daerah Kepulauan Sangihe untuk lebih pro-aktif memantau pasca penyerahan bantuan ini.
“Setelah penyerahan bantuan ini, saya meminta Dinas Kelautan dan Perikanan turun memonitoring secara berkala, apakah bantuan ini digunakan dengan baik atau tidak dikelompok masing-masing, ini sudah merupakan tugas dan kerja Dinas terkait.” Tegas Tamuntuan.
Sebelumnya dalam laporannya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Sangihe mengatakan, coolbox kapasitas 100 liter diberikan kepada kelompok Kelurahan Tidore dan Santiago, mesin tempel 15 PK untuk 15 kelompok nelayan, mesin katinting 5,5 PK untuk 15 kelompok, coolbox kapasitas 200 liter untuk 21 kelompok pedagang ikan, alat penangkap ikan handline tipe mata untuk 7 kelompok nelayan.
Tujuan pemberian bantuan ini, memberdayakan nelayan kecil dan pedagang hasil perikanan melalui fasilitas sarana prasaran perikanan guna peningkatan produksi hasil perikanan demi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku usaha perikanan pada khususnya dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya.
Dengan sasaran pemberian bantuan yaitu kelompok nelayan dan kelompok pemasar (pedagang) ikan yang terintegrasi dalam sistim satu data KKP seta terdata pada Dinas Perikanan Daerah serta yang memenuhi indikator kelayakan penerima bantuan meliputi keaktifan usaha dan tingkat kesejahteraan melalui proses indentifikasi dan verikasi yang dilakukan Dinas Perikanan Daerah Kepulauan Sangihe.
Turut hadir dalam.penyerahan paket bantuan Camat Tahuna Barat, Camat Manganitu, dan Lurah serta Kapitalaung. (Humas/GA).