
SAMPIT, Kalimantan Tengah ¶ Binkari – Kabar duka menyelimuti jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim). Seorang Camat ditemukan meninggal dunia di semak-semak pinggir jalan lintas kabupaten.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotim Kalteng , Multazam K Anwar membenarkan adanya kabar duka tersebut. “Iya betul, beliau Camat Telawang (Siagano),” sebutnya, Minggu 29 Januari 2023.
Kepergian pimpinan di kantor Pemerintah Kecamatan Telawang secara mendadak tersebut membuat warga dan pemerintah terkejut. Bahkan, jasad korban ditemukan tergeletak di dekat parit Jalan Jendral Sudirman. Diduga kuat, korban terkena serangan jantung saat dalam perjalanan dari Sampit ke Telawang.
Kasus ini tengah ditangani oleh jajaran Polsek Telawang. Bahkan dikabarkan jasadnya tengah diantarkan ke rumah duka menggunakan ambulance.
Camat Mentawa Baru Ketapang, Eddy Hidayat Setiadi tidak menduga akan kehilangan rekannya begitu cepat. “Tidak menyangka, tentu saja kaget. Beliau orang baik,” ucapnya.
Malam tadi jenazah mantan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kotim itu dalam perjalan ke kediamannya di Jalan Nanas, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit.
“Siagano dikenal dimata rekan-rekannya sebagai pimpinan yang bersahaja, supel, baik dan juga perhatian.
Sebelum menjabat sebagai Camat, dia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) dan juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kotim di tahun 2021 lalu.
“Beliau orang yang sangat baik dan sangat perhatian ke kami saat beliau pernah menjadi Sekretaris dan Plt. Kadishub,” kata Kepala Bidang Lalulintas dan Angkutan Dishub Kotim Rino Mulya, saat dikonfirmasi media ini.
Kepergian Siagano yang begitu mendadak pastinya membuat dirinya kaget dan tidak menyangka, karena sebelumnya ketemu masih dalam keadaan sehat.
“Sangat terkejut, terakhir saya bertemu beliau saat Pernikahan anak beliau di Werra kemaren. Saya turut berdukacita yang mendalam, semoga beliau mendapat tempat yg terbaik di sisi tuhan yang maha esa dan keluarga yg di tinggalkan diberikan ketabahan,” imbuh Rino.
Sementara itu, hal senada juga diungkapkan Camat Mentawa Baru Ketapang Eddy Hidayat, yang sempat kaget dan mengira Siagano meninggal kecelakaan.
Sebagai sesama Camat, dirinya merasa sangat kehilangan sosok senior yang baik dan menjadi panutan bagi para camat yang muda-muda seperti dirinya.
“Banyak yang berkesan dengan kepribadian almarhum, beliau orang sederhana dan apa adanya,” kata Eddy
“Saya mengucapkan turut berduka, apalagi beliau masih ada hubungan keluarga dengan mertua ku. Semoga keluarga beliau diberikan kesabaran dan ketabahan,” tutupnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Siagano dikabarkan meninggal dunia di Km 60, jalan Jenderal Sudirman, pada Minggu Sore di beberapa awak media.
Informasinya almarhum sempat menepikan mobilnya dan turun untuk beristirahat di bahu jalan. Namun tiba-tiba saja terbaring ditepi parit dan ditemukan warga dengan kondisi tak sadarkan diri. (Kpw-K¹//Bony Akhmadi)

