
KONAWE, Sulawesi Tenggara⚡Binkari – Tanah milik saudara Ratulangi di Saluran sekunder 11 desa Morosi seluas 4 hektar, dibeli pada tahun 1998 kepada bapak Harudin sebesar (Rp. 3.500.000).
Kini tanah tersebut berpindah tangan ke perusahaan tanpa sepengetahuan pemiliknya, tanah itu diduga dijual ke PT Oss.
Ratulangi Pemilik lahan yang mempunyai dokumen SKT, keterangan pengalihan hak dan keterangan beli jual tanah itu merasa dirugikan.
Sebab surat-surat tanah itu sah dibuat oleh Kepala Desa (Kades) Morosi bapak Bastian Hadat saat pembelian pada tahun 1998.
Tak terima atas perlakuan tersebut, Ratulangi bergegas ke PT. Oss untuk menanyakannya.
Ternyata tanahnya dijual oleh ibu Hj. Nurpin yang merupakan ibunda dari pak Camat Morosi.
Selanjutnya Ratulangi berusaha mengurusnya secara kekeluargaan, ingin bertemu ibu Nurpin melalui mediator anaknya sendiri pak Camat yang masih aktif menjabat saat ini.
Tapi sangat disayangkan, oknum Camat tersebut tidak mau menengahinya. Ada apa?

Akhirnya Ratulangi ke Polda Sulawesi Tenggara, melaporkan ibu Hj Nurpin karena menjual tanah bukan miliknya.
“Saya melaporkan ibunda dari pak Camat yaitu ibu Hj Nurpin ke Polda Sultra mengenai penjualan tanah saya ke PT Oss.” Kata Ratulangi kepada awak Media ini (Binkari), Senin 20 Pebruari 2023.
Diwaktu yang sama, kru media Bintang Bhayangkara Indonesia (Binkari) ketemu bapak Bastian Hadat selaku mantan Kades Morosi di kediamannya.
Dia (Bastian) membenarkan bahwa surat-surat tanah yang dimiliki Ratulangi adalah dimasa pemerintahannya.
Kades tahun 1998 Bastian Hidayat juga mengetahui jual beli tanah oleh saudara Ratulangi (pembeli) dan Harudin (penjual).
“Iya benar, dokumen tanah pak Ratulangi itu dimasa pemerintahan saya saat Kades tahun 1998 di Morosi, saya mengetahui jual beli tanah tersebut.” Tegas Bastian.
Selanjutnya, awak Media Binkari ke rumah dinas camat Morosi untuk mengkonfirmasi hal dimaksud.
Tapi pak camat (Risal) susah ditemui, dihubungi via whatsapp pun tidak merespon.
Akhirnya pemilik tanah Ratulangi Kembali dikonfirmasi, “seharusnya pak camat melayani masyarakat dengan baik ketika ada permasalahan, jangan menutup mata.” Sembur Ratulangi penuh kesal.
“Saya menduga oknum camat Morosi mengetahui dalam transaksi jual beli tanah ini.” Ungkap Ratulangi menduga duga.
Masda Agus
(Kaperwil sultra)

