
Aceh Tenggara, Binkari – Masyarakat sekitar memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Jongar, Silahudin, S.Pd.I. Di bawah kepemimpinannya, sekolah tersebut dinilai mengalami perkembangan yang signifikan dan menarik minat lebih banyak keluarga. Hal ini terbukti dari membludaknya jumlah pendaftar pada Tahun Ajaran Baru 2025/2026, dimana siswa yang terdaftar telah mencapai lebih dari 80 orang, sebuah angka yang terus menunjukkan tren positif.
Saat dikonfirmasi, Silahudin menyampaikan bahwa kunci keberhasilan pembenahan ini adalah sinergi yang kuat dengan Komite Sekolah. Seluruh program dan pembangunan dilakukan atas dasar koordinasi dan musyawarah untuk memastikan semua langkah tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.
“Komitmen kami adalah melibatkan Komite Sekolah dalam setiap perencanaan dan evaluasi. Mulai dari perbaikan fasilitas seperti pengecatan dan pengadaan mobiler, hingga penyusunan program peningkatan kualitas guru, semua kami lakukan melalui koordinasi yang intensif dengan Komite. Ini adalah bentuk akuntabilitas kami kepada masyarakat,” jelas Silahudin. “Tingginya minat masyarakat yang tercermin dari capaian jumlah siswa baru kami yang melebihi 80 anak ini adalah buah dari kepercayaan yang dibangun melalui kolaborasi ini. Harapannya, MTsN Jongar tidak hanya menjadi pilihan, tetapi menjadi pilihan utama,” tambahnya.
Dari sisi kualitas, peserta didik MTsN Jongar juga dinilai semakin menonjol. Ketua Komite MTsN Jongar, Tgk. Hasbullah, turut membenarkan hal tersebut. “Sebagai komite, kami benar-benar dilibatkan, bukan hanya sebagai stempel. Setiap kebijakan didiskusikan secara terbuka. Sekolah kini tampak lebih asri, nyaman, dan kondusif untuk belajar. Kepala Sekolahnya sangat menghargai setiap masukan dari kami. Kemitraan yang baik inilah yang memicu kepercayaan masyarakat, sehingga banyak orangtua yang kini mantap menyekolahkan anaknya di sini,” ujar Tgk. Hasbullah.
Namun, Tgk. Hasbullah juga menyampaikan kendala yang masih dihadapi, yaitu belum adanya pagar sekolah yang berdampak pada keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar. “Hal ini telah kami sampaikan secara langsung kepada Wakil Bupati Aceh Tenggara dr. Herry Al-Hilal saat kunjungan kerja beliau ke madrasah ini beberapa waktu lalu. Kami sangat berharap Pemerintah Daerah dapat membantu mewujudkan pembangunan pagar sekolah demi keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar,” ungkapnya penuh harap.
Terkait transparansi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Silahudin kembali menegaskan bahwa Komite Sekolah adalah mitra utama dalam pengawasan. “Prinsip kami jelas: transparan dan akuntabel. Komite Sekolah memiliki akses penuh untuk mengecek dan mengawasi penggunaan dana BOS maupun sumber dana lainnya. Silakan masyarakat juga bisa menanyakan langsung kepada komite. Kami tidak menutup diri dan siap diperiksa kapan saja,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi tiga pihak—sekolah, komite, dan masyarakat—akan terus menguat. “Kami sangat terbuka terhadap segala bentuk kritik dan saran yang membangun. Sinergi segitiga emas inilah yang sangat kami butuhkan untuk terus memacu mutu pendidikan dan perkembangan peserta didik di MTsN Jongar,” tutupnya optimis menatap masa depan madrasah yang semakin cerah.
Sulmi // Rahmat

