
BANTAENG, Sulsel⚡Binkari — Panen serentak komoditi padi sekaligus demplot penggunaan pupuk berimbang digelar di Desa Nipa-Nipa, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Rabu sore (20/8/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Bantaeng, AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bantaeng.
Hadir pula Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzi Nurdin, M.I.Kom., Kajari Bantaeng Satria Abdi, SH., MH., Dandim 1410/Btg Letkol Inf. Eka Agus Endarta, S.Psi., M.Psi., Plt. Kadis Pertanian Amriani, M.Si., Kadis Ketahanan Pangan Ir. Rahmania, perwakilan BPS Bantaeng Hikmawti, M.Si., serta perwakilan PT Pupuk Indonesia Hilda, M.Si.
Acara juga dihadiri para kelompok tani dan masyarakat setempat.
Swasembada Pangan Jadi Fokus
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung swasembada pangan di daerah. “Swasembada pangan di Kabupaten Bantaeng sudah bisa kita kerjakan bersama-sama. Seluruh instansi terkait dan PPL harus terus bersinergi,” ujarnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa sejak bulan Ramadan lalu, pemerintah daerah rutin melaksanakan rapat koordinasi bersama Kodim, Polres, dan distributor pupuk guna memetakan persoalan pangan.
“Target serapan gabah di Kabupaten Bantaeng kini telah mencapai 95 persen. Kami mengapresiasi peran TNI-Polri serta dukungan Bulog yang terus berkoordinasi terkait kebutuhan gudang penyimpanan,” tambahnya.
Peran TNI-Polri di Lapangan
Senada dengan itu, Kapolres Bantaeng menekankan pentingnya sinergi aparat dalam mendukung petani.
“Koordinasi antara pemerintah daerah, Kodim, dan Polres selama ini berjalan baik. Babinsa dan Bhabinkamtibmas aktif memantau kendala petani, khususnya dalam distribusi pupuk,” ucapnya.
Kapolres optimistis target swasembada Indonesia 2025 dapat tercapai dengan baik. “Dengan kekompakan ini, swasembada nasional bisa berjalan lancar, aman, dan damai,” pungkasnya.
Panen dengan Combine Harvester
Sebagai penutup kegiatan, Bupati Bantaeng bersama Forkopimda secara simbolis melakukan panen padi menggunakan mesin combine harvester, yang langsung disambut antusias oleh masyarakat dan kelompok tani.(D’Jull)

