
Bulukumba, Sulawesi Selatan⚡️Binkari – Senin 22 September 2025, Awak media kembali mengungkap praktik haram penimbunan BBM subsidi jenis solar di kawasan Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Dalam temuan lapangan, sedikitnya 20 tandon berisi solar diduga kuat menjadi stok ilegal untuk dijual kembali dengan harga non-subsidi.
Temuan ini menampar wajah penegakan hukum, sebab instruksi Kapolda Sulawesi Selatan sejak lama sudah jelas: “Tidak ada kompromi bagi mafia solar.” Namun faktanya, praktik kotor ini seolah mendapat pembiaran.
“Ini bukti A1 yang kami temukan sendiri di lapangan. Kami menagih janji Pak Kapolda Sulsel. Jangan cuma tegas di atas mimbar, tapi buktikan di lapangan. Mafia solar ini nyata, dan sudah merugikan masyarakat kecil,” tegas salah seorang awak media Bulukumba.
Aktivis lingkungan dan sosial di Bulukumba pun ikut angkat bicara. Mereka menilai keberadaan gudang solar ilegal di Bira hanya mungkin bertahan lama bila ada beking kuat.
“Kalau aparat benar-benar serius, mustahil gudang dengan 20 kurang lebih tandon solar bisa eksis tanpa ada yang melindungi. Kami mendesak Polres Bulukumba, khususnya Unit Tipiter, untuk segera bergerak. Kalau diam saja, ini sama dengan pembiaran!” ujar Agus Salim Jiha, aktivis pemerhati kebijakan publik Bulukumba.
Alur Ilegal yang Diduga Terjadi:
Solar subsidi “disedot” dari SPBU menggunakan jerigen atau mobil tangki modifikasi.
Ditampung di gudang tandon skala besar.
Dijual kembali ke kapal-kapal besar dan industri dengan harga di atas subsidi.
Untung besar masuk kantong mafia, rakyat kecil gigit jari.
Landasan Hukum yang Dilanggar:
- UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, Pasal 55 → ancaman 6 tahun penjara & denda Rp60 miliar.
- Perpres 191 Tahun 2014 → Solar subsidi hanya untuk nelayan kecil, petani, dan transportasi umum.
- KUHP Pasal 480 → Penadah hasil kejahatan juga bisa dipidana.
Tuntutan Publik:
Media dan aktivis meminta Kapolda Sulsel untuk turun tangan langsung dan memastikan tidak ada lagi mafia BBM yang berlindung di balik seragam atau jabatan.
“Jangan tumpul ke cukong, tapi tajam ke rakyat kecil. Mafia solar harus diberantas sampai ke akar-akarnya!” pungkas seorang aktivis muda Bulukumba.
Abdul Rauf Bulukumba Sulsel

