
BANTAENG, Sulsel⚡Binkari — Berbagai upaya perbaikan dan pembenahan pipa – pipa yang rusak parah disejumlah titik akibat terjangan dahsyat banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 5 Juli 2025, terus dilakukan oleh pihak PDAM Kabupaten Bantaeng.
Sehingga dampak yang terjadi, pasokan air bersih ke rumah – rumah pelanggan agak terganggu, namun pihak PDAM hingga saat ini terus melakukan pelayanan dengan menggerakan seluruh mobil – mobil Tanki untuk disalurkan ke masyarakat pengguna.
Sementara itu, Direktur PDAM Kabupaten Bantaeng, Suwardi ketika ditemui diruang kerjanya, Selasa (15/7/2025) tidak menampik hal tersebut.
Dijelaskannya, perbaikan terhadap pipa – pipa yang rusak parah terus diupayakan walaupun melalui medan yang sulit dan penuh resiko, akan tetapi bukan suatu halangan untuk memperbaikinya demi pelayanan kepada warga masyarakat Kabupaten Bantaeng.
Adapun perbaikan dilakukan pada pipa sumber Muntea yang jalurnya menuju desa Bonto tiro, melewati Kampung Bonde, Barana Loe, Pandang – pandang dan Tala – tala yang rusak akibat banjir dan tanah longsor, juga pipa dari Eremerasa menuju Bonto – bonto.
“Perbaikan pipa sumber muntea, menuju desa bonto tiro kampung bonde, barana loe, pandang – pandang dan tala tala yang sekarang terputus akibat banjir dan tanah longsor,” ungkap Suwardi.
Lanjut dikatakan, ada pula terhadap pipa 12 inchi sedang dalam upaya rencana perbaikan di dua titik utama yang terdapat didesa Kampala dan wilayah kampung Ma’lero yang menjadi aset Pompengan Sungai Jeneberang Makassar.
“Perbaikan pipa 12 inc yang rusak di dua titik utama yaitu wilayah desa kampala dan wilayah kampung ma’lero yang menjadi aset pompengan sungai jenneberang makassar yg sementara turun melakukan perhitungan dan rencaana perbaikan,” jelasnya.
Untuk itu, Suwardi berharap agar warga masyarakat dapat bersabar serta memberikan support dan dukungan, sehingga semua upaya perbaikan pipa yang rusak agar cepat diselesaikan demi kepentingan seluruh warga masyarakat Kabupaten Bantaeng kedepannya.(***)

