
SELAYAR, Sulsel⚡Binkari — Beredarnya postingan di media sosial (medsos) dari salah satu staf desa Karumpa, Kecamatan Pasimarandung Kabupaten Selayar, Propinsi Sulawesi Selatan dengan akun bernama ‘Missen Edha Binti LaMd’ yang menyoroti keterkaitan pengrusakan terumbuh karang oleh Kapal perahu Tradisional (Pagae) penangkap ikan, mendapat Bulian dari para Netizen.
Tak hanya itu, akun tersebut juga menyeret nama Bupati Selayar dengan tuduhan membekingi atau masih ada hubungan keluarga dengan pemilik Kapal perahu Pagae dalam melakukan aktifitas penangkap ikan diperairan Desa Karumpa Kecamatan Pasilambena, yang menurutnya masih beroperasi tanpa Izin dengan menggunakan jaring tidak ramah lingkungan sehingga dapat merusak terumbuh karang.
Para Netizen berkomentar bahwa, jaring yang dipakai sudah memenuhi standar dan tidak merusak terumbuh karang, dan merupakan perahu tradisional untuk menangkap ikan. Bahkan Netizen mengungkapkan, justru yang merusak terumbuh karang adalah oknum – oknum warga yang melakukan penangkapan ikan dengan cara mengebom dan membius, dan sangat berpotensi merusak terumbuh karang serta merusak ekosistem perkembangbiakan ikan.
“Bom dan bius itu yang perlu dimusnahkan,” komen salah satu akun bernama Sabil Nur.
“Klu merasa terusik pendapatan orang alias cemburu, mending cegah pelaku pembius dgn bom Krn pelaku demikian sdh pasti akan merusak terumbuh karang, berpikir positif saja bro jgn selalu ada indikasi fitnah,” tulis lagi salah satu Netizen Andi Subhan.
Adapun informasi yang berhasil dirangkum media Binkari, bahwa oknum – oknum pelaku pengeboman dan Pembiusan Ikan yang dimaksud adalah para pendukung dan masih ada ikatan keluarga dengan Kepala Desa Karumpa.
“Rupanya Pak Desa yang memprovokasi, sebab sebahagian besar keluarganya yang ada faktor iri hati terhadap kapal perahu Pagae yang menangkap ikan, juga mereka diduga kuat yang melakukan bom dan bius ikan, serta Pak Desa yang menyuruh staf desanya memposting di Medsos untuk membuat kegaduhan dengan tanpa dasar yang jelas,” ujar Sumber yang tidak mau namanya disebut.
“Kami sangat menyangkan, nama Bupati Selayar disebut – sebut oleh si pemosting itu. Ada apa sebenarnya,” tambah sumber.
Sementara, sampai berita ini naik tayang Bupati Selayar dan oknum pemilik akun Face Book Missen Edha Binti LaMd serta Kepala Desa Karumpa belum berhasil dihubungi untuk dikonfirmasi.(Redaksi)

