
SANGIHE, Sulawesi Utara⚡Binkari – Dalam rangka pemulihan mental bagi warga Kampung Laine yang terkena bencana banjir pada bulan Januari yang lalu, Pj.Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terkasih dr Rinny Tamuntuan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi utara melalui Dinas Sosial Provinsi, melakukan Layanan Dukungan Psikososial Pemulihan dan Penguatan Korban Terdampak Bencana.
Dalam kegiatan ini pemberi materi dari Dinas Sosial mengajarkan bagaimana tahap-tahap pertolongan pertama apabila terjadi bencana banjir, kemudian cara mengatasi kepanikan melalui teknik pernafasan dalam agar detak jantung kembali normal.

Kemudian ada beberapa poin yang diminta dan dikeluhkan oleh masyarakat diantaran ya :
- Normalisasi sungai harus dilakukan secara menyeluruh harus sampai hilir jangan hanya di tengah (Kampung Laine) saja.
- Harus lebih memaksimalkan dana normalisasi yang ada, jangan hanya membuat proyek yang asal jadi.
- Pengadaan perahu karet dikampung laine, agar bisa menjadi sarana pertolongan pertama bagi korban banjir.
- BNPB harus lebih cepat tanggap terhadap bencana dan datang lebih cepat ke lokasi bencana.
“Kiranya 4 poin penting diatas dapat direalisasikan oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.” Harap warga yang enggan namanya disebut.

Selanjutnya dr Rinny Tamuntuan pada sambutannya mengatakan bahwa Kampung Laine direncanakan akan menjadi salah satu Kampung Siaga Bencana.
“Pemerintah Daerah akan merencanakan kampung Laine sebagai salah satu desa siaga bencana.” Ucap ibu Penjabat yang penuh perhatian pada masyarakatnya.
Hadir dalam kegiatan ini Stafsus Bupati dan Perwakilan Dinas Sosial Daerah.
Jufry Pontoh

