
SANGIHE, Sulawesi Utara⚡Binkari – Kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana kembali dibuktikan dengan pemberian bantuan berupa matras, terpal dan Sembako berbungkus merah di dua Kampung yaitu Dagho dengan jumlah penerima 74 KK dan Kaluwatu 66 KK pada hari Sabtu 4 Maret 2023.
Seperti yang kita ketahui dimana pada tanggal 25 Januari 2023 lalu kedua Kampung ini ditimpa bencana banjir dan tanah longsor dengan dampak yang lumayan parah.

Berkat sinergitas Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Pusat akhirnya Kabupaten Sangihe menerima bantuan dana siap pakai sebesar 750 juta, 500 juta untuk operasional, diperuntukan untuk proses normalisasi dan 250 juta untuk logistik (Matras, terpal, sembako dll).
Kemudian dalam sambutannya Pj. Bupati mengingatkan untuk jangan lagi membangun bangunan dibantaran sungai. “Karena pada waktu kejadian kemarin saya datang langsung meninjau lokasinya, jadi saya ingin menyampaikan ini agar masyarakat jangan membangun bangunan rumah dibantaran sungai karena akan mengganggu dan mempersempit aliran sungai tersebut, dan jangan membuang sampah sembarang, kalau boleh setiap Minggu harus dilaksanakan kerja bakti,” ucapnya.

Selanjutnya Pj. Bupati juga menghimbau agar warga merelokasi bangunan rumahnya dari daerah yang rawan bencana,
“Saya meminta kepada warga kalau bisa merelokasi dulu rumahnya, mengingat pada waktu-waktu tertentu sering terjadi cuaca yang ekstrim seperti diakhir tahun atau awal tahun,” himbaunya.
Hadir juga dalam kegiatan ini adalah Stafsus Bupati, Kaban BNPB, Kepala Kesbangpol, Forkopimca, anggota TNI-Polri dan Satpol PP.
Jufri Pontoh

