
SANGIHE⚡Binkari — Dalam upaya memperkuat hubungan kemitraan antara aparat penegak hukum dan insan pers, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Kepulauan Sangihe menjalin sinergi dengan para wartawan lokal. Oktober 2025.
Pertemuan yang berlangsung di rumah jabatan Kapolres Sangihe, menghasilkan sejumlah kesepakatan penting untuk mendukung stabilitas dan kemajuan daerah.
Kapolres Sangihe, AKBP Abdul Kholik, menyambut baik langkah para jurnalis yang berinisiatif membangun komunikasi positif dengan pihak kepolisian.
“Cara berpikir kawan-kawan jurnalis yang bertekad membangun tanah Tampungan Lawo merupakan hal positif yang perlu saya apresiasi,” ujarnya.
Menurut Kapolres, kehadiran pers sangat dibutuhkan sebagai mitra strategis dalam memberikan informasi akurat dan berimbang kepada masyarakat. “Sambutan hangat dari kami kepolisian kepada teman-teman wartawan kiranya menjadi tali rasa untuk bersama memajukan daerah ini,” tambahnya.
Kesepakatan antara Polres dan wartawan itu menekankan pentingnya pertukaran informasi yang akurat, pemberitaan yang objektif, serta dukungan terhadap program-program pemerintah daerah demi menjaga keamanan dan kenyamanan publik di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Di kesempatan yang sama, Fentje Janis, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengapresiasi sikap terbuka dan kepemimpinan Kapolres.
Janis menilai Kapolres menunjukkan profesionalisme tinggi, misalnya dalam menangani aksi unjuk rasa damai di kantor PSDKP pada Oktober 2025 lalu.
“Kapolres punya karier akan melejit atas keberhasilannya dalam penanganan persuasif unjuk rasa di PSDKP Tahuna,” ungkap Fentje.
Selain itu, Kapolres berhasil mengembangkan perintah Kapolri tentang swasembada pangan. AKBP Abdul Kholik bersama jajarannya di seantero Sangihe menanam jagung, tomat, cabek dan lainnya.
Pertemuan yang juga dihadiri Kasatreskrim, Kabag SDM, serta jajaran Polres lainnya ini menjadi awal baru bagi terjalinnya sinergitas antara Polri dan insan pers di Kepulauan Sangihe, menuju terciptanya iklim informasi yang sehat dan pembangunan yang berkelanjutan.
GA

