
Bulukumba, Binkari – 20 November 2025 –
Musibah kebakaran kembali menyisakan luka dan duka bagi warga Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba. Sebuah kios milik warga yang berada di Dusun Sapiri Pangka, Desa Balleanging, hangus dilalap si jago merah pada Kamis malam (20/11/2025) sekitar pukul 20.30 WITA.
Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi yang ditaksir mencapai ± Rp 40 juta, tetapi juga mengakibatkan seorang anak perempuan berusia 10 tahun mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya.
Korban diketahui bernama Alita Nurul Magfira, seorang pelajar yang saat kejadian tengah berada di dalam kios bersama beberapa teman sebayanya untuk mengerjakan tugas kelompok dari sekolah. Aktivitas belajar yang seharusnya menjadi momen penuh semangat dan kebersamaan, justru berubah menjadi peristiwa traumatis yang membekas seumur hidup.
Diduga kuat, api berasal dari penggunaan lem tembak (lem lilin) yang dinyalakan menggunakan korek api. Tanpa disadari, nyala api tersebut mengenai uap bensin yang tersimpan di dalam kios. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke barang-barang mudah terbakar, hingga menghanguskan hampir seluruh isi kios.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuh, meliputi:
Jari kaki
Lutut sebelah kanan
Jari tangan kanan
Rambut bagian belakang
Korban segera dilarikan ke Puskesmas Majjarum, Desa Balleanging, untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini korban masih menjalani perawatan dan pendampingan dari keluarga.
Kapolsek Ujung Loe Turun Langsung ke Lokasi dan Jenguk Korban
Mendapat laporan kebakaran tersebut, Kapolsek Ujung Loe IPTU Rudi Adri Puwanto, S.H., bersama personel Polsek Ujung Loe langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, pendataan, serta memastikan situasi di sekitar lingkungan tetap aman dan kondusif.
Tidak hanya itu, sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Kapolsek juga menyempatkan diri menjenguk langsung korban di Puskesmas Majjarum, sekaligus memberikan dukungan moril kepada korban dan pihak keluarga agar tetap tabah menghadapi cobaan ini.
Kios Ludes Bersama Seluruh Isinya
Kios yang terbakar merupakan tempat usaha yang menjual berbagai kebutuhan pokok masyarakat sekitar. Dalam peristiwa ini, sejumlah barang dagangan dan perlengkapan usaha hangus terbakar, di antaranya:
Tabung gas elpiji
Bensin sekitar ± 30 liter
Kulkas
Televisi
Lemari
Handphone
Telur (10 rak)
Minyak goreng
Rokok berbagai merek
Gula dan sembako lainnya
Total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 40 juta.
Meski unit pemadam kebakaran dari Pemerintah Daerah Bulukumba sempat menuju lokasi, api lebih dulu berhasil dipadamkan oleh warga sekitar dengan peralatan seadanya, sehingga kebakaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar kios.
Imbauan dan Langkah Pencegahan dari Kepolisian
Selain penanganan di lokasi, Polsek Ujung Loe juga menekankan pentingnya upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
Pihak kepolisian menginstruksikan agar para Bhabinkamtibmas lebih aktif turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya penggunaan api terbuka di sekitar bahan mudah terbakar. Sosialisasi ini diharapkan menyentuh langsung warga, terutama di lingkungan permukiman padat, kios-kios kecil, serta sekolah-sekolah.
Edukasi yang diberikan meliputi:
Bahaya bermain api di area yang menyimpan bensin dan gas elpiji.
Cara aman menyimpan bahan bakar di lingkungan usaha dan rumah.
Pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak.
Langkah awal penanganan saat terjadi kebakaran kecil.
Upaya ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di tengah masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran.
Api Kecil, Dampak Besar
Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bahwa kelalaian kecil bisa berujung pada musibah besar. Di balik kobaran api, ada trauma, kerugian, dan luka yang tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Musibah ini bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan sebagai pelajaran bersama agar seluruh elemen masyarakat lebih berhati-hati, lebih waspada, dan lebih peduli terhadap keselamatan, khususnya di lingkungan yang menyimpan bahan mudah terbakar.
Semoga korban segera pulih, keluarga diberikan ketabahan, dan kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
Abdul Rauf
Kontributor Wilayah Bulukumba

