
SANGIHE, Sulawesi Utara ¶ Binkari – Program pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Kemenkumham terhadap narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sangatlah menyentuh dan bermanfaat bagi mereka yang sedang menjalani masa tahanan di Lapas ll B Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Beberapa program yang sedang dilaksanakan, yaitu, pengelasan, pendidikan paket A,B,C dan lain sebagainya. Dibawah kepemimpinan Kalapas Suharno, warga binaan di lapas ll B Tahuna berhasil meraih apa yang mereka cita-citakan tentang menerimanya ijazah paket A,B, dan C.
Sebab tugas fungsi dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) seperti yang sudah tercantum dalam UU No.12 Tahun 1995 dan dirubah kembali dengan perubahan UU No.22 Tahun 2022 tentang permasyarakatan sebagaimana fungsi dan tugasnya untuk melakukan pembinaan terhadap Narapidana dan Anak didik.
Sehingga, dalam pelaksanaan anak didik Lembaga Permasyarakatan (Lapas) atau petugas dapat memiliki azas pengayoman atau mengayomi.
“Sebagai petugas harus merangkul, mendidik dan mengayomi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada didalam Lapas khususya Lapas kelas ll B Tahuna agar mereka bisa terbentuk menjadi lebih baik lagi nantinya.” Ujar Kalapas bapak Suharno, S.H., M.H.Tepatnya dihari Jumat 4 November 2022 sekira pukul 13 wita bertempat di Lapas ll B Tahuna, para warga binaan telah selesai mengikuti kegiatan belajar mengajar kejar paket A,B dan C diruang aula, ruang pembinaan pendidikan dan ruang serambi gereja filipi.
Kegiatan terlaksana dengan baik, diawali apel bersama, berdoa, pembacaan pancasila dan catur dharma narapidana.
Dengan tenaga tutor PKBM Pioner yang handal, WBP sukses menerima pembelajarannya. Total yang hadir 37 orang tidak hadir 4 orang, 3 orang sedang bertugas, sakit 0 orang, 1 orang bebas.
Dengan rincian paket A terdaftar 15 orang, hadir 15 orang. Paket B terdaftar 12 orang, hadir 9 orang, tidak hadir 3 orang, sakit 2 orang, tugas 0 orang, tanpa keterangan 1 orang bebas. Paket C terdaftar 14 orang, hadir 11 orang, tidak hadir 3 orang, sakit 1 orang, tugas 2 orang.
Kalapas dalam sambutannya, “kami benar-benar mendidik warga binaan dengan ikhlas penuh ketulusan, selayaknya diperlakukan seperti anak kami sendiri, tak ada perbedaan, semuanya punya hak menerima program dari pemerintah di Lapas Kelas Il B Tahuna ini.” Tandas Suharno dengan santun, sembari berharap setelah selesai menjalani masa binaan bisa sukses.
(Gambatte Asril)

