
BANTAENG, Sulsel⚡Binkari — Sedikitnya empat ruang kelas di MTS dan MI Al-Khairat Bulo-Buloa, Desa Borong Loe, Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng mengalami rusak berat setelah diterjang angin puting beliung, pada Sabtu 15 November 2025 baru-baru ini.
Akibatnya, sebagian besar jumlah 70 siswa dari dua lembaga pendidikan tersebut terpaksa mengikuti proses belajar mengajar secara darurat. Sebagian di bawah tenda bantuan dari Dinas Sosial karena bangunan sekolah tidak lagi aman digunakan.
Pihak sekolah mengungkapkan bahwa kondisi ini sangat menghambat kegiatan belajar. Ruang kelas yang sebelumnya digunakan kini tidak layak pakai, sementara jumlah tenda darurat tidak cukup menampung seluruh siswa.
“Anak-anak tetap ingin belajar, tapi ruangannya rusak parah. Kami sangat berharap ada perhatian khusus dari pemerintah serta instansi terkait, terutama Kementerian Agama, agar perbaikan bisa segera dilakukan,” ujar Kepala Sekolah, Sudirman Jajur, S.Pdi.
Tak hanya siswa, lebih dari 20 tenaga pengajar juga terdampak akibat terbatasnya fasilitas untuk menunjang kegiatan mengajar.
Baik pihak sekolah maupun warga sekitar berharap pemerintah kabupaten, Kementerian Agama, serta pihak terkait lainnya dapat segera turun tangan memberikan bantuan. Tanpa perbaikan cepat, kegiatan belajar mengajar dikhawatirkan terus terganggu dan berdampak pada perkembangan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut. (Bang Jul)

