
BANTAENG, Sulsel⚡Binkari – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantaeng bersama elemen masyarakat menggelar pengibaran Bendera Merah Putih di situs prasejarah Batu Ejayya, Kelurahan Bonto Jaya, Kecamatan Bissappu, Senin (18/8/2025).
Kegiatan tersebut diawali dengan konvoi yang dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi, M.Ikom, bersama Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., Dandim 1410/Btg Letkol Inf. Eka Agus Indarta, S.Psi., M.Psi., Kajari Bantaeng Satria Abdi, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat dari Polres, Kodim, Dishub, Satpol PP, dan BPBD.
Sekitar pukul 14.00 WITA, rombongan berangkat menuju lokasi pengibaran bendera. Setelah singgah di Kantor Kelurahan Bonto Jaya untuk beristirahat sejenak sekaligus menerima arahan jalur perjalanan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju tebing Objek Wisata Prasejarah Batu Ejayya.
Setibanya di lokasi, pengibaran Bendera Merah Putih berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng. Rangkaian kegiatan tersebut berakhir pukul 16.30 WITA dengan situasi yang aman dan kondusif.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga bentuk penghormatan terhadap nilai perjuangan para pahlawan.
“Kegiatan ini dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80. Diharapkan momentum ini dapat memantik kembali memori perjuangan sekaligus menginspirasi generasi muda untuk mewarisi semangat cinta tanah air, gotong royong, dan keberanian berkorban seperti yang para pendahulu kita lakukan,” ujarnya.
Kapolres juga menegaskan pentingnya generasi muda untuk mengenal sejarah lokal dan kearifan leluhur agar tidak tercerabut dari akar perjuangan bangsa.
“Kita bisa saja maju secara industri dan teknologi, tetapi semangat gotong royong dan keberanian rela berkorban seperti masa perjuangan kemerdekaan harus tetap kita warisi,” tegasnya. (D’Jull)

