
KONAWE, Sulawesi Tenggara ¶ Binkari – Jadwal Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) semakin dekat. Proses pemungutan suara Pilkades untuk 168 desa, dilangsungkan pada 31 Oktober 2022.
Saat ini, pelaksanaan Pilkades serentak Kabupaten Konawe tahun 2022, sebagian desa memasuki tahap akhir kampanye calon Kepala Desa atau Kades. Selanjutnya, masa Tenang para calon kepala desa, jadwalkan selama tiga hari di sepekan jelang hari pencoblosan.
Persaingan pada Pilkades serentak diprediksi berjalan ketat. Hal itu menimbulkan potensi terjadinya pelanggaran pada saat kampanye oleh para calon. Selain money politic, kampanye hitam atau black campaign juga berpotensi ada.
“Di panggung politik itu biasanya karena terbawa semangat, para peserta tidak sadar melakukan black campaign dengan menjelek-jelekan lawannya,” ujar ketua DPD Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPI) Sultra, Arjono Nuru S.Sos, belum lama ini.
Menurut Arjono Nuru S.Sos, black campaign dengan menjelek-jelekan, memfitnah, menebar kebencian hingga menebar hoax dalam proses pemilihan itu dilarang. Selain merugikan calon lain, kampanye hitam juga berpotensi menimbulkan kericuhan, lantaran beresiko mendatangkan konflik.
Sedangkan kampanye hitam (black campaign) juga adalah suatu upaya di bidang politik untuk merusak atau mempertanyakan lawan politik dengan cara memainkan propaganda-propaganda negatif menjelang Pilkades serentak nanti.
“Yang namanya kampanye itu ajang promosi diri, menyampaikan visi misi dan bukan untuk menjatuhkan lawan,” jelas Arjono Nuru S.Sos.
Meski demikian ia tidak menjelaskan, sanksi bagi peserta Pilkades yang melakukan black campaign. Namun, jika salah satu peserta terbukti menjadi korban kampanye hitam, dapat melaporkan ke pihak kepolisian. Dimana pelaku black campaign dapat dijerat pidana.
Arjono Nuru S.Sos dalam himbauannya, “para calon kepala desa yang bertarung dalam Pilkades serentak nanti, dapat berkompetisi secara sehat. Sehingga, pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala desa berjalan lancar dan damai.” Himbau Dia dengan santun penuh kasih.
(Adrian)

