
KONAWE, Sulawesi Tenggara ¶ Binkari – Dana desa merupakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ditransferkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten atau kota dan diprioritaskan untuk pembangunan daerah utamanya di desa dan pemberdayaan masyarakat desa setempat.
Dana desa sejatinya memiliki tujuan untuk meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat desa setempat, mengentaskan kemiskinan di desa, memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan.
Sebab itu, dana desa diharapkan dapat menjadi angin segar bagi pembangunan desa sehingga mampu menjadikan desa mandiri dalam melakukan dan melaksanakan pembangunan berkelanjutan sesuai harapan masyarakat.
Dan memang Kerja membangun desa membutuhkan ketulusan dan ikhtiar yang konsisten. Setelah ada pengakuan, pemberian kewenangan, serta dukungan alokasi dana yang besar dari pemerintah pusat, kepala desa Garuda saudara Muhlis Musa mengejar ketinggalan pembangunan yang ada di desanya.
Dia berpacu membangun, sebab selama kurang lebih 3 tahun dana desa direfokusing gegara wabah Covid-19, sehingga berdampak pada keterlambatan pembangunan fisik dan lainnya.
Terlihat oleh awak media Bintang Bhayangkara Indonesia (Binkari), pemerintah desa Garuda dibawah komando Kepala Desa (Kades) Muhlis, sedang melaksanakan pekerjaan drainase sepanjang 135 meter.
Muhlis Musa saat ditemui di kediamannya Sabtu 22 Oktober 2022, “Pekerjaan tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) APBN tahun 2022 dengan Anggaran Rp. 118.953.000 oleh Tim Pelaksana Kegiatan/Tim Pengelola Kegiatan (TPK) desa.” Jelas Kades Muhlis yang selalu perhatian pada masyarakatnya.
Lanjutnya, “Realokasi atau pengalokasian kembali dana desa ke pembangunan fisik karena penerima BLT di desa Garuda hanya 37 Kepala Keluarga (KK), makanya kami genjot pembangunan insfrastruktur. Dan saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe dan dinas PMD yang selalu bersinergi membangun desa.” Tutup Muhlis penuh semangat.
(Adrian)

