
SANGIHE, Sulawesi Utara⚡️Binkari – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2025, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe mengadakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas Enemawira, Kecamatan Tabukan Utara, pada Rabu (23/04/2025). Kegiatan ini meliputi pelayanan KB implan gratis, skrining IVA, serta kunjungan kesehatan kepada anak balita.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Cherry S. Thungari-Soeyoenus, SE, didampingi oleh Wakil Ketua, Ny. Agnes Bulahari-Wolukow, SE. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan dr. Handry Pasandaran, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) dr. Yopie Thungari, Camat Tabukan Utara Edmond Alser Malaguna, S.IP, serta Kepala Puskesmas Enemawira, dr. Vera Ohy, bersama jajaran tenaga medis.
Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh pengurus TP PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe dan para kader PKK dari desa-desa di Kecamatan Tabukan Utara.
Dalam sambutannya, Ny. Cherry S. Thungari-Soeyoenus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, akan pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Hari Kartini menjadi saat yang tepat untuk mendorong kaum perempuan agar lebih peduli terhadap kesehatan keluarga.
“Melalui pelayanan gratis ini, kami berupaya mempermudah akses masyarakat, khususnya para ibu, terhadap layanan kesehatan,” tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada TP PKK atas kolaborasi yang telah terjalin dalam upaya peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
“Kegiatan ini sejalan dengan program Dinas Kesehatan dalam mendorong deteksi dini penyakit serta peningkatan akses pelayanan kesehatan di wilayah terpencil,” ungkap dr. Pasandaran.
Handry juga menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan dan tenaga kesehatan, dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan mandiri,” tutupnya.
GA

