
KONAWE, Sulawesi Tenggara⚡️Binkari – Inea Sinumo sebagai kepala pasar Asolu Kecamatan Abuki Kabupaten Konawe Musapir seakan tutup mata. Kinerjannya dipertanyakan, kenapa sampah bisa berserakan di jalan dan sawah.
Awak media, Bintang Bhayangkara. Indonesia atau BINKARI melintas menuju kecamatan Padangguni, melihat sampah berserakan di bahu jalan. Minggu 6/4/2025.
Setelah ditelusuri ternyata tumpukan sampah menggunung di aliran anak sungai lahambuti. Bahkan sudah sampai di area persawahan.

Salah seorang masyarakat di sekitar tumpukan sampah berkeluh kesah tentang tidak pedulinya dinas pasar yang dipimpin Inea Sinumo dalam penanganan sampah ini.
“Terus terang pak, kami sudah tidak tahan bau busuk. Bahkan kami sering menyampaikan ke pihak pasar namun sampai saat ini tidak ada tindakan.” Ujar warga yang tidak mau namanya dipublikasikan.
Tambahnya, “coba kita perhatikan itu tumbuh padinya pak, kurang berbuah, mungkin terkontaminasi dengan sampah. Kami berharap pemerintah bisa memberi teguran kepada pihak pengelola pasar ini, supaya ditertibkan sampahnya.” Ucap Dia.

Diakhir wawancara, “kami berterima kasih dengan adanya awak media memberitakan masalah sampah ini. Kami sudah bosan menyampaikannya tapi tak pernah di gubris.” Ketusnya, sembari menegaskan bahwa sampah-sampah itu segera diangkat.
Disisi lain, penanganan sampah itu harus dilakukan oleh semua pihak. Terutama kesadaran masyarakat dalam membuang sampah. Tidak boleh membuang sampah sembarangan supaya lingkungan bersih.
Tentunya Pemerintah juga harus menyediakan fasilitas sampah dan mengangkatnya setiap hari ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Terbukti sampah yang bertumpuk itu adalah bagian ketidaksadaran masyarakat dan pemerintah mengenai sampah.
Adrian Sinumo

