
TAHUNA ⚡Binkari — Wujud kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Panitia Natal Persekutuan Rohani Kristen (PEROKRIS) PLN Tahun 2025. Melalui program berbagi kasih, PEROKRIS bersama jajaran PLN UP3 Tahuna menyalurkan bantuan kepada dua panti asuhan serta warga kurang mampu di beberapa kampung di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi bahan makanan pokok serta perlengkapan sekolah berupa sepatu, yakni:
Panti Asuhan Sumalokang Imanuel
9 paket bahan pokok makanan
9 pasang sepatu sekolah
Panti Asuhan Lohoraung
10 paket bahan pokok makanan
10 pasang sepatu sekolah

Selain itu, PEROKRIS PLN juga menyerahkan 13 unit KWh meter (sambungan baru listrik gratis) bagi warga kurang mampu yang tersebar di:
Kampung Taloarane
Kampung Bowongkali
Kampung Sesiwung
Kampung Bulude
Bantuan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses listrik.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo Dalam Sambutannya Manager UP3 Tahuna menyampaikan pemberian bantuan ini kiranya dapat di terima dengan senang hati dan Semoga bermanfaat Bagi penerimaan bantuan yakni panti Asuhan maupun penerima listrik gratis
Ketua PEROKRIS PLN UP3 Tahuna, Edmund G. Sahadagi, Ini adalah bentuk implementasi kasih yang di sampaikan oleh PEROKRIS PLN selaku Persekutuan Kerohanian dalam menyambut Perayaan Natal semoga ini dapat berguna untuk kelangsungan hidup umat Tuhan.
Asmen serta Pengurus PEROKRIS PLN UP3 Tahuna, Mereka secara langsung mendatangi lokasi panti asuhan dan titik penerima bantuan sambungan listrik gratis.

Pnt. Marslem Pulumbara, SE, M.Th, dari Gereja KGPM Pesasirungang Duata Adirung, mengungkapkan rasa syukur atas pemberian listrik gratis bagi jemaat dan warga yang membutuhkan.
“Terima kasih kepada PLN dan PEROKRIS. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang selama ini hidup tanpa listrik,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Agnes Lendentariang, perwakilan Panti Asuhan Sumalokang Imanuel, juga menyampaikan apresiasi.
“Anak-anak sangat senang menerima bantuan makanan dan sepatu sekolah. Ini menjadi penyemangat bagi mereka,” katanya.
Asril

