
BULUKUMBA, Binkari – Upaya memerangi narkoba di Kabupaten Bulukumba tidak hanya dilakukan melalui penindakan hukum, tetapi juga diperkuat dengan edukasi dan pencegahan langsung ke lingkungan generasi muda. Hal ini kembali ditunjukkan oleh Kasat Resnarkoba Polres Bulukumba AKP Akhmad Risal, S.E., M.M., M.H. bersama Kanit Sidik Sat Resnarkoba AIPDA Ajis, yang keduanya merupakan putra asli Bulukumba.
Kamis, 27 November 2025, sekitar pukul 13.00 WITA, kedua putra daerah tersebut hadir langsung di Aula Auditorium Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, dalam kegiatan Sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).
Kehadiran dua sosok putra Bulukumba di lingkungan kampus ini menambah semangat tersendiri bagi para mahasiswa, karena mereka melihat langsung bahwa anak daerah mampu berkiprah di institusi kepolisian sekaligus kembali untuk membangun dan melindungi kampung halamannya dari ancaman narkoba.
Dalam sambutannya, AKP Akhmad Risal menegaskan bahwa kembalinya dirinya berdinas di Bulukumba bukanlah sebuah kebetulan, melainkan bentuk panggilan moral untuk membenahi daerah asal.
“Saya dan AIPDA Ajis ini sama-sama putra Bulukumba. Kami lahir dan besar di sini. Apa yang kami lakukan hari ini bukan hanya tugas dinas, tapi juga tanggung jawab moral untuk menjaga kampung kita dari bahaya narkoba,” tegas AKP Akhmad Risal.
Sementara itu, AIPDA Ajis selaku Kanit Sidik Sat Resnarkoba Polres Bulukumba juga memberikan penguatan materi terkait mekanisme penanganan kasus narkoba dan peran mahasiswa dalam membantu menciptakan lingkungan bebas narkoba di sekitar kampus dan masyarakat.
Ia menekankan bahwa peredaran narkoba saat ini tidak lagi memandang usia maupun status sosial. Oleh karena itu, mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam melakukan pencegahan.
“Kami tidak hanya turun menangkap, tapi juga ingin membangun kesadaran. Jangan tunggu jadi korban baru menyesal. Kampus harus jadi zona merah bagi narkoba, bukan sekadar zona hijau,” ujar AIPDA Ajis.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para mahasiswa diberikan materi menyeluruh mulai dari jenis-jenis narkotika, dampak kesehatan dan sosial, modus peredaran gelap narkoba, serta sanksi hukum yang mengancam para pengguna maupun pengedar.
Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab berlangsung. Para mahasiswa aktif berdiskusi, menyampaikan keresahan mereka terkait pergaulan bebas, lemahnya kontrol lingkungan, hingga strategi konkret pencegahan narkoba di lingkungan kampus.
Pihak Universitas Muhammadiyah Bulukumba menyampaikan apresiasi atas kehadiran dua putra daerah ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
Sebagai penutup, AKP Akhmad Risal kembali menegaskan komitmennya selama bertugas di Bulukumba:
“Saya pulang ke Bulukumba bukan sekadar menjalankan jabatan, tapi membawa misi. Saya ingin anak-anak Bulukumba tumbuh sebagai generasi kuat, cerdas, dan bebas narkoba. Dan ini tidak bisa kami kerjakan sendiri, harus bersama kalian semua.”
Kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa semangat membangun daerah akan lebih bermakna ketika putra daerah sendiri turun langsung berjuang untuk masa depan kampung halamannya.
Abdul Rauf Bulukumba Sulsel

