
KONAWE, Sulawesi Tenggara⚡Binkari – Menurut UUD 1945, Pengertian Pendidikan Sekolah Dasar merupakan suatu upaya untuk mencerdaskan dan mencentak kehidupan bangsa yang bertaqwa, cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara, terampil, kreatif, berbudi pekerti, dan santun serta mampu menyelesaikan permasalahan dilingkungannya.
Pendidikan sekolah dasar adalah pendidikan anak yang berusia 7 sampai 13 tahun sebagai pendidikan di tingkat dasar yang dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan sosial budaya. Disekolah dasar inilah siswa dituntut untuk menguasai kesemua bidang studi, bagaimana cara menyelesaikan masalah. Akan tetapi, pembelajaran tidak hanya dilakukan di sekolah saja, diluar sekolah pun sama saja itu merupakan suatu pembelajaran.
Sekolah Dasar Ibtidaiyah merupakan sekolah dibawah naungan Kementrian Agama yang melayani pengajaran jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Konawe. Adapun pelajaran yang diberikan meliputi semua mata pelajaran wajib sesuai kurikulum nasional dengan tambahan nilai-nilai agama Islam.
Mudin, S.Pdi selaku Kepala Sekolah Dasar Ibtidaiyah Negeri 1 (satu) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, saat ditemui ruang kerjanya menjelaskan bahwa, “Sekolah ini
memiliki 16 ruang belajar dengan jumlah siswa 349 orang.” Tutur Mudin. Sabtu, (04/02/2023).
Lebih lanjut ia (Mudin – Red) mengatakan bahwa jumlah guru PNS 15 orang, guru GTT 18 orang dengan sumber gaji dari dana BOS. Sementara penerima dana PIP siswa kurang mampu berjumlah 18 orang,” jelas Mudin dengan santun.
Untuk sarana dan prasarana yang di miliki Sekolah Dasar Ibtidaiyah Negeri 1 (satu) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara antara lain adalah :
Gedung ruangan belajar Musolah dan gedung perpustakaan, Kegiatan mulai hari Senin yaitu upacara bendera. Rabu – Kamis Sholat duha, Juma’at Yasinan dan kultum, Sabtu senam.
Sekolah Dasar Ibtidaiyah Negeri 1 (satu) Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, mempunyai mata pelajaran extra kurikuler meliputi, Bimbingan Kompetensi Sains Madrasah (KSM). Pembinaan Marching Band, Musik Bambu, Menghafal Al-qur’an (Tahfidz Al-qur’an) dan Pramuka.
Sebagai Kepala Sekolah Mudin menaruh harapan kepada anak didik, untuk menjadi anak-anak yang berprestasi dan mengharumkan nama Sekolah Dasar Ibtidaiyah Negeri 1 Konawe.
“Harapan saya, semoga anak didik Ini ketika mereka tamat dari sini bisa berbakti kepada Nusa dan bangsa. Terutama kepada kedua orang tua mereka, serta dapat berprestasi untuk mengharumkan nama sekolah mereka. Suatu saat akan ada almni sekolah ini yang akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa,” harap Mudin, Kepala Sekolah Dasar Ibtidaiyah Konawe.
(Adrian).

